Rabu, 18 Mei 2011

Tunda Menopause dengan Kemangi



Kemangi tidak asing lagi bagi kita. Sering kita jumpai di pasar tradisonal ataupun di rak-rak pasar swalayan dalam ikatan-ikatan kecil. Harganya bisa dibilang relatif murah. Kita biasa membelinya sekadar untuk lalap atau sebagai bumbu aromatik dalam masakan.

Di India dan sebagian wilayah di Afrika, seduhan teh kemangi lazim disajikan menggantikan seduhan daun teh asli. Minuman tersebut biasanya disajikan pada saat pergantian musim, ketika orang mudah terserang batuk, pilek ataupun demam.

Berbeda dengan di Eropa, kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya. Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran pembuatan obat ataupun untuk perawatan tubuh seperti sabun mandi, biang parfum, body lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan juga minyak aroma terapi.

Kemangi mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi tubuh. Senyawa arginine didalamnya terbukti mampu memperpanjang masa hidup sperma, mencegah kemandulan dan menurunkan kadar gula darah. Kemangi juga mengandung zat yang mampu merangsang produksi hormon androgen dan astrogen.

Sementara bagi perempuan kemangi termasuk makanan sehat yang sangat bermanfaat. Kemangi kaya senyawa anetol dan boron yang merangsang hormon estrogen. Sedangkan senyawa eugenolnya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Zat stigmaasterol dalam kemangi merangsang pematangan sel telur (ovulasi), tannin dan sengnya mengurangi sekresi cairan vagina. Zat triptofan bisa menunda monopause. Nah, jangan ragu lagi untuk mengonsumsi kemangi ya sista !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar